Beranda Siantar Ternyata Pegawai PDPHJ itu Istri Oknum Anggota DPRD, Pejabat Pemko dan Wartawan

Ternyata Pegawai PDPHJ itu Istri Oknum Anggota DPRD, Pejabat Pemko dan Wartawan

3
BERBAGI
Setia Siagian, Dirut PD Pasar Horas Jaya

Siantar, SiantarKotaNews –  Terungkap fakta yang mengejutkan jika para pegawai Perusahaan Daerah Pasar Horas Jaya (PDPHJ) Kota Siantar, merupakan orang – orang yang penghasilan ekonominya cukup lumayan.

Kondisi ini dikritisi salah satu unsur pmpinan DPRD Kota Siantar, Minggu (24/7/2016), atas keberadaan pejabat maupun pegawai PDPHJ yang dipimpin Direktur Utama.(Dirut) Setia Siagian. Hal ini memunculkan asumsi jika pasar di Siantar tak akan maju dan berkembang.

Menurutnya, mantan Kadis Pasar itu diduga telah salah langkah dalam sistem penerimaan pegawai di PDPHJ. Pasalnya dalam penerimaan para pegawai itu diduga terjadi praktik kolusi dan nepotisme, bahkan sistim barter atau lobi – lobi.

Sumber pimpinan dewan yang tak bersedia disebut namanya ini, jika tdak sedikit pegawai PDPHJ merupakan istri dari oknum anggota dewan, para pejabat Pemko Siantar dan wartawan, termasuk mantan Pemimpin Redaksi (Pemred) salah satu media cetak.

Politisi itupun menyebut, PDPHJ sebagai “sarang” dari istri para pejabat di Kota Siantar, oknum dewan dan wartawan. Dirinya menyebutkan, jika dari para pegawai itu istri dari Kepala Badan Kepegawaian Pelatihan dan Pendidikan (BKPP), Pariaman Silaen. Kemudian, istri anggotanya di DPRD Siantar, Maruli Hutapea.

Sementara istri Ketua Dewan Pengawas PDPHJ yang juga Kabag Penram Sekretariat Daerah Pemko Siantar, Legian Pardamean Manurung, ternyata menjadi pegawai di perusahaan itu.

Sedangkan istri dari oknum wartawan yang masuk menjadi pegawai diduga karena ada kedekatan dengan Setia Siagian, sehingga diduga menjadi barter agar tak menyoroti permasalahan di PDPHJ, seperti penolakan pedagang terhadap kenaikan tarif retribusi pasar.

Keberadaan pegawai seperti itu, pimpinan dewan ini meragukan kinerja PDPHJ bisa mengurusi pasar – pasar di Kota Siantar.

“Mereka datang cantik – cantik. Apakah mungkin mau terjun ke lumpur (kondisi becek pasar tradisional),” paparnya.(hetanews)

Jangan Baca Sendiri, Ayo Bagikan: