Beranda Siantar Kota News Kasus Pengrusakan Rumah Mengendap 2 Tahun di Polsek Panei Tongah

Kasus Pengrusakan Rumah Mengendap 2 Tahun di Polsek Panei Tongah

3
BERBAGI
Polsek Panei Tongah, Simalungun

Simalungun, SiantarKotaNews.id – Keseriusan Mapolres Simalungun dalam hal Pemberantasan Narkoba di Kabupaten Simalungun memang layak diacungi jempol. Akan tetapi untuk kasus tindak pidana lainnya yang berkaitan dengan laporan masyarakat terkait masalah keamanan dan kenyamanan warga tampaknya masih terlihat lemah.

Hal ini terbukti dengan mengendapnya sebuah kasus pengrusakan rumah yang dialami oleh J. Damanik di Huta Saribu Raya Nagori Simbolon Tengkoh, Kecamatan Panombean Panei, yang tidak direspon padahal laporan tersebut sudah 2 tahun yang lalu dilaporkan ke Polsek Panei Tongah dengan laporan No.Pol : LP/87/IX/2015/Simal-Tongah, tanggal 30 September 2015.

Korban menuturkan bahwa kasus tersebut telah dilaporkannya sejak 2 tahun silam, namun sampai saat ini belum ada kejelasan mengenai perkembangan dari kasus tersebut.

“Sudah 2 tahun kasus pengrusakan tersebut saya laporkan ke Polsek Panei Tongah pada tahun 2015 yang lalu. Namun sampai saat ini pihak Kepolisian Polsek Panei Tongah belum berhasil menemukan pelakunya,” ujar J. Damanik.

Korban juga menjelaskan bahwa sudah ada keterangan dari 3 orang saksi ditambah satu saksi korban yang menyatakan bahwa mereka benar melihat pelaku melakukan pengrusakan itu, akan tetapi pihak Polsek Panombean Panei sampai saat ini belum juga menetapkan tersangka.

“Kemarin kita sudah menjelaskan kepada pihak kepolisian dan juga sudah ada saksi-saksi yang kita hadirkan, tapi tidak ada tindakan apapun selanjutnya dari pihak Polsek Panomebean Panei, sehingga kita jadi curiga dengan dengan kinerja Mapolres Simalungun ini,” terangnya.

Lebih lanjut J Damanik menambahkan, “Kalau memang pihak Polres Simalungun tak mampu menangani persoalan ini, kami akan laporkan kasus ini ke Mapolda Sumut,” ujarnya tegas.

Kasat Reskrim Simalungun AKP. Damos C Aritonang saat di hubungi melalui seluler untuk mengkonfirmasi mengenai kasus ini mengatakan, “Udah pernah konfirmasi sama saya? Kalo belum pernah datang ke kantor aja jumpai Humas,” ujarnya seolah buang badan tanpa memberi jawaban terkait apa yang ditanyakan.

Sementara itu wartawan coba untuk menghubungi Kanit Polsek Panei Tongah AIPTU Domes Marbun, dan saat di konfirmasi terkait perkembangan kasus tersebut, Domes Marbun berdalih dengan alasan bahwa pihaknya sangat kesulitan untuk mengumpulkan bukti-bukti. Namun belum usai di konfirmasi Domes buru-buru mematikan Ponselnya.

Jangan Baca Sendiri, Ayo Bagikan: