Beranda Otomotif Motor Motor Harley Ala Orang Jawa

Motor Harley Ala Orang Jawa

BAGIKAN
Bengkel modifikasi Baru Motor Sport menggarap sebuah Harley Cross Bones dengan aliran modifikasi Bobber. Hasilnya adalah The Jawir. Foto: Baru Motor Sport

Jakarta, SiantarKotaNews – Memadukan unsur modern dari Harley dengan unsur tradisional Jawa tak pernah jadi ide yang kuno. Lihat saja contohnya, Harley-Davidson Cross Bones model 2009.

Harley-Davidson menjadi salah satu sepeda motor terpopuler di dunia. Bahkan motor yang dibuat William S Harley dan Arthur Davidson pertama kali pada 1903 itu, di Perang Dunia I menjadi perusahaan sepeda motor besar yang memproduksi kuda besi terbesar di dunia.

Kepopuleran motor gede (moge) yang bermarkas di Milwaukee, Wisconsin, Amerika Serikat tersebut semakin menjalar hingga masuk masuk ke pasaran Indonesia.

Loading...

Bahkan menurut Presiden Director Nusantara Harley-Davidson of Jakarta Joe Ferry, Harley-Davdison yang beredar di Indonesia saat ini lebih dari 6.000 unit. Angka tersebut memang tak sebanyak motor Jepang, mengingat Harley-Davdison kebanyakan dimiliki kaum berduit ataupun penghobi.

“6.000 unit ini yang kami tahu, belum lagi yang tidak kami ketahui,” ucap Joe saat ditemui di dealer Nusantara Harley-Davidson of Jakarta di Jalan Radio Dalam 99, Jakarta Selatan,” tuturnya.

Nama The Jawir sendiri diberikan dengan alasan pemilik motor adalah Orang Jawa. Kesan Jawanya da pada bagian rocker box dan cover engine kanan kiri yang dihiasi dengan ukiran batik, serta tetap mempertahankan nilai klasik dan keartistikannya yang menjadi ciri khas dari Harley Cross Bones 2009 ini. Foto: Baru Motor Sport

 

Tidak banyak yang diubah dari motor ini, hanya kaki-kaki dan pemanisnya saja. Jok dibalut dengan kulit asli berwarna coklat tua bercampur dengan warna bodi mad black dan warna krom yang membuat terlihat bersih dan sederhana di bagian-bagian tertentu. Foto: Baru Motor Sport
Jangan Baca Sendiri, Ayo Bagikan:
loading...
Loading...