Beranda Sumatera Utara Simalungun Tronton dan KUPJ Terguling, 1 Penumpang Tewas

Tronton dan KUPJ Terguling, 1 Penumpang Tewas

BAGIKAN
Kondisi Truk Yang Terguling dan Rusak Berat

Simalungun, SiantarKotaNews – Satu unit truk tronton nomor polisi (nopol) BK 9433 DZ menubruk bus penumpang KUPJ nopol BK 7710 DN tepat berada di depannya. Akibatnya, 1 orang penumbang bus tewas di tempat. Sedangkan truk tronton dan bus KUPJ terguling.

Insiden kecelakaan lalu lintas (laka lantas) ini terjadi di tikungan Jalan Siantar – Parapat Km 14 – 15, tepatnya di Nagori Pasar Baru, Kecamatan Dolok Panribuan, Kabupaten Simalungun, Rabu dini hari (29/6/2016).

Kasat Lantas Polres Simalungun AKP Sony Harsono melalui Kanit Laka Ipda J Silalahi dikonfirmasi mengatakan, kejadian diduga akibat rem blong truk tronton bermuatan gabah (padi) yang dikemudikan Sunardi (37) warga Jalan Pantai Labu, Kecamatan Lubuk Pakam, Kabupaten Deli Serdang.

Setibanya di lokasi, kejadian truk menghantam bagian belakang bus KUPJ dikemudikan Lusman Sitorus (41) warga Jalan Cengkeh Kecamatan Bandar, Kabupaten Simalungun di jalan menikung menuju arah Siantar.

Kecelakaan mengakibatkan kedua kendaraan terguling ke beram jalan. “Supir truk tronton sempat terjepit, tapi upaya kita berhasil mengavakuasinya dan langsung dilarikan ke Rumah Sakit Horas Insani (RSHI) Kota Siantar,” ungkap Silalahi.

Sementara, 7 orang penumpang KUPJ beserta supir dilarikan ke rumah sakit guna mendapatkan perawatan medis. “Seorang penumpang bernama Minarti Gultom (30) warga Huta IV Sugarang Bayu, Kecamatan Bandar, Kabupaten Simalungun meninggal dunia di lokasi,” ujar Silalahi.

Personil Sat Lantas Polres Simalungun yang dipimpin Ipda J Silalahi dan personilnya Aiptu S Oppusunggu, Bripka Surya Dharma, Brigadir M Tampubolon dan Bripda Fahransyah mengamankan barang bukti kendaraan.

“Tim sudah lakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan memintai keterangan saksi-saksi serta mengantarkan korban penumpang bus KUPJ ke rumah sakit, untuk dirawat. Kerugian materil diperkirakan mencapai Rp 75 juta,” kata Silalahi mengakhiri.(hetanews)

Jangan Baca Sendiri, Ayo Bagikan:
loading...
Loading...