Beranda Siantar Pramuka Jarang Diperhatikan, Jadi Harus Tunjukkan Prestasi

Pramuka Jarang Diperhatikan, Jadi Harus Tunjukkan Prestasi

6
BERBAGI
Hetty Hutagaol. (foto : Facebook)

Siantar, SiantarKotaNews – Pemko Siantar tidak menganggarkan keberangkatan 32 anggota pramuka kontingen Kwartir Cabang (Kwarcab) Kota Siantar ke Jambore Nasional (Jamnas) ke X tahun 2016 di Bumi Perkemahan Cibubur.

Hetty Hutagaol, salah seorang anggota pramuka yang pernah mengikuti Lomba Tingkat (LT) V ke 5 penggalang pramuka tingkat Kwartir Nasional (Kwarnas) pada pada tahun 1994 di Bumi Perkemahan Cibubur mengatakan, kalau mereka pada saat itu tidak ada dibiayai oleh Pemko Siantar untuk mengikuti kegiatan tersebut.

“LT tahun 1994 juga tidak ada kami dibiayai Pemko. Biaya sendiri kami saat itu. Untuk LT itu, kami perwakilan putri dari Kota Siantar. Kalau putranya diwakilkan dari Langkat,” ujar istri dari Ketua Komisi III DPRD Siantar, Hendra Pardede ketika ditemui di kediamannya, Sabtu (6/8/2016)I

Ia juga menyayangkan hal tersebut terjadi. Seharusnya Pemko Siantar bisa membantu biaya ke 32 anggota pramuka yang mengikuti Jamnas tersebut. Tetapi begitupun, ia meminta agar pramuka menunjukkan konsistensi dan prestasi agar diperhatikan oleh Pemko Siantar.

“Kita tidak tau ya, apa tidak ada konsistensi kegiatan atau prestasi oleh pramuka di Siantar dalam 5 tahun belakangan ini. Hal ini mungkin yang membuat dinas terkait tidak menganggarkan karena belum melihat ada prestasi atau kegiatan,” tambahnya.

Hetty menilai, kemungkinan dinas atau Pemko Siantar tidak menganggarkan hal tersebut karena belum ada mereka lihat atau mereka tahu prestasi yang membanggakan dari pramuka tersebut. Dengan begitu, ia mengajak agar pramuka menunjukkan konsistensi mereka.

“Mari kita tunjukkan konsistensi pramuka dalam berprestasi dan kegiatan-kegiatan yang positif. Ini agar Pemko Siantar atau dinas terkait bisa melihat dan tahu prestasi, kegiatan tersebut dan kemudian bisa menjadi pertimbangan mereka untuk menganggarkan. Begitu juga dengan DPRD Siantar bisa menjadi pertimbangan mereka untuk mereleasasikannya,” sebut Hetty.(hetanews)