Beranda Simalungun Pria Bertato Babak Belur saat Mencuri di Jalan Ulakma Sinaga

Pria Bertato Babak Belur saat Mencuri di Jalan Ulakma Sinaga

5
BERBAGI
Pelaku Andi saat diamankan di Mapolsek Bangun

Simalungun, SiantarKotaNews – Andi Safari Akbar Tanjung (36) warga Nagori Karang Ayer, Kecamatan Gunung Maligas, sempat dimassa warga Jalan H Ulakma Sinaga, Kecamatan Siantar, Kabupaten Simalungun.

Ini karena Andi tertangkap tangan saat mencuri di rumah Mariana Batubara (57) warga Jalan  Ulakma Sinaga, Nagori Pamatang Simalungun, Kecamatan Siantar, Kamis (22/7/2016) sekira pukul 12.30 WIB.

Sebelumnya Andi sempat dimassakan karena tertangkap tangan mencuri. Beruntung aksi itu bisa dihentikan warga lainnya yang kebetulan melintas dari lokasi kejadian.

Pelaku yang sudah lebam kemudian diamankan ke rumah warga. Selanjutnya diserahkan ke Polsek Bangun untuk lebih lanjut diproses hukum.

Informasi diperoleh, Sabtu (23/7/2016), awalnya sekira pukul 12.00 WIB, pelaku masuk ke rumah yang sekaligus kedai (warung) menjual sembilan bahan pokok (sembako) dan melihat kondisi dalam keadaan sepi. Andi masuk lalu membuka laci kedai milik Mariana.

Selanjutnya pria yang tubuhnya bertato itu mencongkel laci kedai korban dan mengambil sejumlah uang. Namun apes, aksi nekad pelaku ini diketahui korban dan spontan menjerit meneriaki maling. Walaupun aksinya dipergoki, pelaku sempat berusaha untuk melarikan diri dengan sepeda motor metic tanpa nomor polisi (nopol).

Sambil berteriak – teriak maling, korban dan dibantu warga lainnya pun turut mengejar pelaku. Mendengar teriakan korban dari kejauhan, spontan massa pun ramai ikut mengejar pelaku dan berhasil meringkusnya.

Puluhan warga yang telah tersulut emosi tanpa banyak tanya langsung beramai – ramai memukuli pelaku hingga babak belur. Selanjutnya menyerahkannya kepada petugas Kepolisian setempat.

Kapolsek Bangun, AKP H Silitonga melalui Kanit Reskrim, Iptu Juni membenarkan adanya peristiwa tersebut, sementara pelaku berikut barang bukti uang kontan sebesar Rp 225 ribu sudah diamankan di Mapolsek.(hetanews)