Beranda Informasi Jalan-jalan ke Candi Ceto di Kaki Gunung Lawu

Jalan-jalan ke Candi Ceto di Kaki Gunung Lawu

4
BERBAGI
Candi Lewu, Jawa Tengah

Jawa Tengah, SiantarKotaNews – Candi Ceto adalah salah satu candi yang terletak di kaki Gunung Lawu, Jawa Tengah. Pemandangan di sana pun cantik, wajib mampir ke sini.

Menelusuri candi-candi di Indonesia memang tidak ada habisnya. Bangunan peninggalan sejarah ini wajib kita lestarin dan kita jaga karena bangunan ini mempunyai nilai budaya yang sangat besar dengan arsitektur yang di padukan dengan seni yang luar biasa. Termasuk salah satu candi yang eksotis satu ini yaitu Candi Ceto yang berada di kaki Gunung Lawu.

Candi ini terletak di desa paling tinggi di Gunung Lawu jaraknya skitar 20 Km dari kota Karangayar. Jalan ke arah Candi Cetho melewati Kebun Teh Kemuning dengan jalan yang naik. Dengan pemandangan kebun teh di sisi kiri dan kanan jalan, perjalanan seperti terasa cepat walaupun jalannya naik sehingga motorpun mengeluarkan seluruh tenaganya untuk bisa membawa saya dan teman saya mencapai tujuan. Jalan sebelum sampai ke Candi Ceto adalah paling berat kemiringannya hampir 45 derajat dan panjang jadi harus hati-hati ya bila ke sini.

Setelah memarkir motor, saya langsung ke tempat retribusi, hanya dengan Rp 7000 per orang kita sudah bisa masuk. Sebelum masuk ke area candi kita diwajibkan memakai slendang kotak-kotak hitam-putih dan membayar seiklasnya untuk perawatan slendang biar tetep keren dan wangi kalau dipakai. Setelah saya dipakaikan slendang oleh petugas dan jadi keren lalu saya mulai memasuki area candi. Pintu masuk candi berada di atas dengan anak tangga sekitar 25an anak tangga serta berdiri kokoh sepasang candi berhadapan seperti tugu selamat datang.

Memasuki area candi baru terlihat ternyata Komplek Candi Ceto ini luas juga terdiri dari area yang bertingkat-tingkat. Area yang pertama terdapat taman dan candi di kanan dan kiri jalan. Area kedua terdapat bebatuan candi di tengah yang di kasih garis pembatas agar tidak ada pengunjung yang melintasi.

Mulai tingkat ketiga jalannya sudah tidak tanah lagi tapi sudah bebatuan candi, dengan kanan dan kiri terdapat rumah-rumah berbentuk joglo yang lumayan untuk duduk-duduk melepas lelah. Ditingkat selanjutnya ada beberapa rumah-rumah kecil yang di dalamnya terdapat patung-patung arca yang keramat karena di sini ada dupa-dupa. Ditingkat selanjutnya ini yang paling keramat dan tidak semua orang bisa masuk karena area ini adalah tempat peribadahan bagi imat hindu, beruntung saya bisa masuk area sini dan bisa mengabadikan beberapa moment peziarah yang baru saja keluar dari tempat peribadahan.

Setelah selesai saya berbalik untuk turun dan ternyata saya tidakĀ  menyadari dari tadi bahwa komplek candi ini terlihat megah dan bagus sekali bila dilihat dari atas. Semua komplek bisa kelihatan dengan garis jalan yang lurus serta bersanding candi-candi. Sebenarnya kalau waktu itu tidak berkabut pemandangan akan bisa lebih luas lagi dan akan menambah eksotisme pemandangan Candi Ceto.